Skip to main content

Posts

Tempat wisata di Bandung - Lembang ala fidefisto πŸ‘£πŸš

1. Gunung Tangkuban Perahu Gunung Tangkuban Perahu kerap dikaitkan dengan legenda Sangkuriang dan Dayang Sumbi. Namun, sesungguhnya, gunung tersebut terbentuk secara alami dari lapisan lava yang mengeras dan juga diselimuti batu apung, tephra, serta abu vulkanik. Meski terdengar menyeramkan, lanskap alam Tangkuban Perahu sangatlah indah. Semua keindahan itu bisa terlihat dari beberapa kawah Tangkuban Perahu. Cekungan di gunung tersebut membentuk danau belerang dengan warna air kehijauan. Sesekali, tampak kabut putih menyelimuti udara di atasnya. Namun, tak sedikit pun mengurangi kecantikan kawah Gunung Tangkuban Perahu. Objek Wisata Gunung Tangkuban Perahu menyuguhkan 9 kawah yang memiliki ciri khas berbeda. Meski begitu, semuanya terlihat memesona. Semisal, Kawah Ratu; kepundan terbesar di Tangkuban Perahu. Warna air belerangnya cenderung biru, walaupun ada polesan hijau di beberapa bagian. 2. Farm House Lembang Berada di jalur utama Bandung-Lembang, Farm House menjad...
Recent posts

Beberapa Tempat Wisata di Purwakarta ala Fide πŸ—Ί️😹

Terdapat surga di setiap pelosok Indonesia. Tak ada yang menyangkal bahwa Indonesia dikaruniai tanahπŸ—Ύ yang subur dan keindahan alam yang eksotis di setiap jengkal wilayahnya, tak terkecuali di Purwakarta. Purwakarta merupakan kabupaten sekaligus kota yang termasuk dalam wilayah provinsi Jawa Barat. Bagi temen-temen yang suka wira-wiri jalan-jalan🏞️🏰 ke Bandung bisa mampir ke kota yang dilintasi oleh tol Purbaleunyi ini. Dari mulai Fide belum lahir- kecilπŸ‘Ÿ sampai punya 2 adik diusia hampir 5 tahun ternyata sudah beberapa kali berkunjung 🚘ke kota Purwakarta. Tidak disangka, ada loh beberapa tempat wisata yang pernah didatangi seperti waduk buatan, danau alami dan taman air mancur yang sedang mengikuti kontes pesona alam nusantara. Walaupun kunjungan singkat ke kota ini, pesona kekayaan Indonesia yang memukau bagi setiap mata πŸ‘€yang memandang, tak terlewatkan. Sampai jumpa lagi kota Purwakarta 😁. Disadur https://www.google.co.id/amp/s/www.nativeindonesia.com/amp/tempat-wisata-d...

Mengamati teori belajar behavioristik di STTAA

Slogan STTAA (Sekolah Tinggi Teologi Amanat Agung) adalah “preparing excellent pastor-teologians” . Dari slogan ini STTAA tidak hanya membekali mahasiswa secara pemikiran teologis yang Alkitabiah tetapi juga kemampuan, karakter dan spiritualitas yang menjawab kebutuhan ladang Tuhan sebagai hamba Tuhan yang baik. Mahasiswa yang belajar di STTAA berasal dari latar belakang budaya, kebiasaan dan karakter berbeda-beda. Maka pembentukan di komunitas STTAA tentu diperlukan sebuah aturan-aturan. Dalam rangka inilah penulis mencoba mengamati teori belajar behavioristik yang terkandung dalam aturan-aturan di STTAA guna membangun sebuah kebiasaan. Penulis memang tidak tinggal di asrama kampus tetapi beberapa hal yang dapat diamati. Pertama, “bel” menjadi penolong untuk mengingatkan mahasiswa mulai dari jam perkuliahan, jam chapel, jam makan dan sebagainya. Kedua, jam saat teduh pagi, chapel, persekutuan dan pertemuan-pertemuan lainnya diatur sedemikian rupa supaya diikuti bersama. Ketiga, ...

Menemukan Gaya Belajarku

Saya dilahirkan di keluarga papa mama dengan latar belakang yang berbeda. Papa saya diangkat anak dengan orang tua beragama Islam otoriter. Setelah percaya Yesus, papa saya mengambil sekolah teologia di I-3 S.Th dan STT Cipanas M.Div dan sekarang pendeta emeritus usia 65 tahun. Sedangkan mama saya seorang ibu rumah tangga dengan latar belakang SMA, ibu Kristen dan bapaknya Islam sama-sama berlatar belakang kepala sekolah. Mendidik keempat anaknya dan sekarang berusia 55 tahun tetap mendampingi papa pelayanan di Gereja Kristus Purwakarta. Papa mama mendidik saya dengan kemandirian karena seringkali ditinggal pelayanan. Dan saya banyak berinteraksi dengan jemaat dalam pelayanan orang tua sehingga membentuk suatu pola konsep baik sederhana sampai hal rumit yang tidak jarang papa saya menjelaskan kepada saya. Tidak mengherankan pula jika pola emosi yang cukup stabil menjadi lingkungan dimana saya belajar. Dari mulai TK, SD,SMP,SMA sampai sempat berkuliah di STTAA, lingkungan Kristiani...

Seorang Murid Belajar

Robert M. Gagne lahir 21 Agustus 1916 wafat 28 April 2002 Bagaimana murid-murid Tuhan Yesus belajar? Tipe belajar seperti apakah ketika murid-murid Tuhan Yesus belajar? Pertanyaan yang menarik sekali. Untuk menjawabnya penulis akan menyoroti salah satu bagian dalam kitab Injil yaitu Markus 10:17-27 dan mengaitkan dengan teori-teori belajar dari Robert M. Gagne. Markus 10:17-27 berbentuk narasi yang berisi perumpamaan Tuhan Yesus mengenai orang kaya sukar masuk Kerajaan Allah. Waktu dan tempat menunjukkan di dalam perjalanan Tuhan Yesus dan murid-muridNya ke Yerusalem. Beberapa tokoh yang muncul selain Tuhan Yesus dan murid-muridNya adalah seseorang yang datang dan bertelut di hadapan Tuhan Yesus. Lukas 18:18 mencatat seseorang ini adalah seorang pemimpin, tidak diketahui lebih jelas identitasnya. Markus dan Lukas mencatat hal yang sama yaitu Tuhan Yesus disebut 'Guru yang baik'. Ada 2 bagian percakapan yang terlihat yaitu ayat 17-22 percakapan Tuhan Yesus dengan seseo...

Belajar Dari Kehidupan

Natal Silitonga 2019 Apakah selama ini saya sudah belajar? Bagaimana saya belajar? Dan apa yang selama ini saya pelajari? Ternyata pertanyaan-pertanyaan ini sangat penting dan tidak mudah untuk dijawab karena bagaimana saya belajar merupakan suatu proses yang berlangsung seumur hidup ketika saya mulai dilahirkan hingga sekarang . Saya berefleksi bahwa proses saya belajar terjadi secara natural senada dengan pemikiran Jack Seymour, "Belajar adalah proses natural menyangkut aktivitas manusia yang sangat mendasar." Dan secara sengaja seperti yang diungkapkan Suryabrata, "Belajar adalah suatu proses yang menghasilkan perubahan perilaku yang dilakukan dengan sengaja untuk memperoleh pengetahuan, kecakapan dan pengalaman baru ke arah yang lebih baik." Kehidupan yang saya lalui bukanlah kehidupan yang tanpa kegagalan dan bukan juga tanpa kebahagiaan. Begitu berwarna-warni pembelajaran yang saya dapatkan dari sebuah kegagalan dan kebahagiaan. Pengalaman-pengalama...

10 tempat kuliner ala Fide-Fisto di BSD City

Masih ingat sekali alm. Pak Bondan dengan acara kuliner berslogan 'maknyus' menjadi awal mula kebangkitan hobi wisata kuliner. Banyak orang yang tadinya suka traveling jalan-jalan ke tempat-tempat baik di Jakarta maupun ke luar kota mulai nyari & nyobain makanan ciri khas. Meluasnya hobi kuliner di masyarakat Indonesia, saya sendiri bersama keluarga pun mulai menyukai hobi kuliner. Saya dan keluarga memang agak jarang pergi ke luar kota maka saya mencoba untuk mengingat-ingat ternyata ada 10 tempat kuliner yang pernah kami kunjungi. Selain mudah dijangkau dan harga terjangkau, tempat-tempat ini kebetulan dekat dengan 🏠 rumah kami di πŸ—» gunung Sindur yang akses ke BSD City memakan waktu 15-20 menit. 1. Ayam kremes Keuntungan saya dan keluarga aktif di kegiatan gereja maka kebetulan setelah perayaan natal 2016 kami sempatkan untuk makan siang bersama GSM dan hamba Tuhan ke restoran Ayam Kremes. Banyak cabang ayam Kremes salah satunya kami kunjungi di Bsd. Restorannya cu...